in

Deretan Alas Kaki Wanita yang Muncul di Serial Gadis Kretek, Beserta Rekomendasi Produknya Dari Brand Lokal Asal Indonesia

Sinema indonesia kembali bersinar di kancah dunia. Baru-baru ini, serial “Gadis Kretek” masuk ke dalam urutan Top 10 global series Netflix (Non-Inggris) di seluruh dunia. Dengan capaian sebanyak 1,6 juta penayangan hanya dalam satu minggu untuk pekan yang berakhir pada 12 November 2023. Selain Indonesia, yang berturut-turut berada di posisi teratas selama dua minggu, serial berjumlah 5 episode itu juga berjaya di Malaysia. Serta Chile, Romania, Meksiko, dan Venezuela.

Sinopsis Serial Gadis Kretek

Serial “Gadis Kretek” yang mengadaptasi novel berjudul sama karya Ratih Kumala itu menceritakan kisah Dasiyah (Dian Sastrowardoyo). Ayahnya yang bernama Idroes Moeria (Rukman Rosadi), merupakan pemilik usaha rokok kretek rumahan di kota M, yaitu “Merdeka”. Ia memiliki bakat yang berbeda dari para wanita kebanyakan pada 1964, yaitu meracik saos kretek.

Suatu ketika, sang Ayah membawa seorang lelaki ke rumah untuk membantu di pabrik. Seiring berjalannya waktu, lelaki yang bernama Soeraja (Ario Bayu) itu lalu jatuh cinta dengan Dasiyah. Ia mengetahui bakat Dasiyah yang luar biasa dalam meracik saos kretek dan menjadi ‘pendukungnya’. Dasiyah pun memiliki perasaan yang sama dengan Soeraja, namun Ia tidak mampu mengungkapkannya. Karena sang Ayah telah menjodohkannya dengan putra pemilik rokok yang berprofesi sebagai tentara, bernama Seno Aji (Ibnu Jamil). 

Namun Dasiyah tidak ingin membohongi perasaannya dan memberitahu Seno kalau Ia tidak bisa menikahinya. Lalu memberitahu sang Ayah kalau Ia mencintai Soeraja. Awalnya sang Ayah menolak dan mengusir Soeraja dari rumah.

Setelah berpisah dan bertemu lagi dengan Pak Idroes, Soeraja menceritakan bakat terpendam Dasiyah. Lalu memintanya untuk mencoba kretek racikan sang putri tercinta. Pak Idroes merasa kagum hingga akhirnya menggunakan racikan tersebut dan menjualnya dengan nama rokok kretek “Gadis”. Soeraja pun mendapat pengakuan dari Pak Idroes dan merestui pernikahannya dengan Dasiyah.

Namun, adanya peristiwa pemberontakan partai merah pada 1965 membuat kota M menjadi kacau. Meski tidak terlibat dalam partai apapun, para petugas menahan Pak Idroes dan Dasiyah pun ikut terbawa. 

Kelanjutan Dasiyah “Djeng Yah” di Film Gadis Kretek

Selama Dasiyah di tahanan, Soeraja melakukan segala cara untuk bisa bertemu dan membebaskannya. Walaupun harus menikah dengan Pak Soedjagad, Poerwanti dan memberikan racikan kretek “Gadis” kepada ayah mertuanya itu. 

Setelah bebas cukup lama, Dasiyah akhirnya bisa membuka hati untuk Seno. Mereka lalu menikah dan memiliki buah hati, bernama Arum (Putri Marino). Namun sayangnya, putri mereka lahir saat Seno telah gugur di medan perang. 

Arum kini sudah dewasa dan menjadi seorang dokter. Ia lalu bertemu dengan Lebas (Arya Saloka), putra bungsu Soeraja dan Poerwanti, yang mendapat ‘tugas’ dari ayahnya yang sedang sakit keras. Dalam perjalanan mencari Dasiyah, mereka berdua akhirnya menemukan rahasia besar keluarga yang telah lama terpendam. 

Hal-hal yang Menarik dari Serial Netflix “Gadis Kretek”

Tidak hanya menceritakan kisah asmara, serial karya Kamila Andini dan Ifa Isfansyah itu memiliki sejumlah daya tarik. Seperti alur cerita yang maju mundur dengan latar belakang di era 1960-1970an, serta 2001. Para tokoh utama dan pendukung yang menawan. Hingga outfit dan aksesoris bergaya vintage yang menarik perhatian. Salah satunya yaitu alas kaki. 

Meski jarang terlihat ‘in frame’, namun beberapa jenis alas kaki yang muncul dalam serial “Gadis Kretek” cukup mencuri perhatian. Terutama untuk para penggemar sepatu dan sandal bergaya vintage.

Ada tiga jenis alas kaki yang beberapa kali terlihat di kaki para pemain wanita serial “Gadis Kretek”. Desainnya stylish dan timeless, yaitu selop atau mules, serta loafers dan sneakers

Selop atau Mules

Selop merupakan alas kaki yang tertutup pada bagian depan dan terbuka di bagian belakang. Dapat kamu gunakan di dalam maupun di luar rumah. Bagian tumitnya juga bervariasi, mulai dari yang flat, hak rendah hingga tinggi. Nama selop cukup populer di negara-negara Melayu, termasuk Indonesia, sejak jaman dahulu. Kini, banyak yang menyebut sepatu sandal ini dengan nama ‘mules’, karena kemiripan bentuknya. 

Para pemeran wanita “Gadis Kretek” pada 1960-1970 tampak mengenakan selop dalam berbagai kesempatan. Dari sekedar berbincang bersama keluarga di rumah, pergi ke pasar, maupun acara resmi, seperti pertunangan dan pernikahan.

Sepatu Loafers

Salah satu jenis sepatu kulit tanpa tali yang mudah lepas-pasang ini memang memiliki desain yang unik. Di London, sepatu ini awalnya tercipta untuk gaya kasual, pada awal abad ke-20. Namun di Amerika populer untuk para pekerja pria di dalam ruangan. Atau sebagai alas kaki pelengkap business suit. 

Seiring berjalannya waktu, sepatu loafer meraih popularitas di banyak negara. Baik untuk pria maupun wanita. Sesuai untuk pemakaian di dalam, maupun luar ruangan. Di Indonesia, sepatu loafer yang umumnya terbuat dari bahan kulit ini juga terkenal sebagai pantofel. Ada yang bentuknya round toe, ada pula yang berujung lancip. Bagian tumitnya pun bervariasi, tidak hanya memiliki heels yang rendah, namun juga lebih tebal dan besar.

Putri Marino yang berperan sebagai Arum Cengkeh, tampak mengenakan loafer saat pergi ke museum dan ke rumah sakit. Baik saat menemani sang Ibu yang sedang sakit, maupun saat bekerja sebagai dokter. 

Sneakers

Sejak kemunculannya pada awal 1900-an, sepatu sneakers terus mengalami perkembangan. Mulai dari fungsi awalnya untuk olahraga dan berubah menjadi alas kaki harian yang penuh gaya. Lalu perkembangan dalam bentuk, warna, hingga jumlah merek baru yang terus bermunculan.

Sebelum memasuki tahun 2000, para wanita kebanyakan menggunakan sneaker untuk berolahraga. Sedangkan untuk kegiatan sehari-hari lebih bergaya feminin. Namun selepas 2000, banyak wanita yang memadukan sneaker dengan outfit bergaya casual-chic

Saat mengendarai sepeda motor dengan Lebas dalam adegan pamungkas, Arum tampak mengenakan sneaker putih. Dengan paduan blouse dan celana jeans

Buat kamu yang terinspirasi untuk bergaya vintage, berikut 5 merek alas kaki asli Indonesia yang desainnya stylish dan timeless. Pilih yang kamu suka dan klik link produknya untuk mendapatkan penawaran spesial dari Modusgaia dalam program “Footwear Festival“.

  1. Merek Alas Kaki Asli Indonesia yang Desainnya Stylish dan Timeless: Buccheri

Karena memiliki nama kebarat-baratan dan segmentasi produk menengah keatas, banyak yang mengira “Buccheri” adalah merek asing. Padahal, merek alas kaki dan tas yang berdiri sejak 1980-an itu merupakan produk asli Indonesia. Pendirinya adalah tiga orang kakak beradik dari Makassar, Sulawesi Selatan, yaitu Budi, Ediansyah, dan Hery. Buccheri merupakan singkatan dari ketiga nama tersebut. 

Toko pertama Buccheri berlokasi di “Pasar Baroe”. Lalu berkembang hingga mencapai lebih dari 120 cabang, termasuk di pusat perbelanjaan ternama di berbagai kota di Indonesia. Produk alas kakinya pun beragam, mulai dari yang berbahan dasar kulit untuk sepatu formal, sandal, bahkan memproduksi sneaker.

Buccheri Kaia Flats Woman Sandy Cream merupakan salah satu model selop atau mules yang desainnya stylish dan timeless. Menampilkan bagian atas dan lapisan kulit halus untuk kenyamanan dan kecanggihan. Sol dalam juga terbuat dari kulit halus, sedangkan sol luarnya terbuat dari karet untuk daya tahan dan traksi. 

Buccheri Stasya Flats Woman Cream merupakan salah satu jenis sepatu loafer yang dapat menambah sentuhan elegan pada penampilan sehari-hari. Upper-nya berbahan kulit timbul dan lapisan microsuede, untuk menciptakan tampilan ramping. Bagian insole-nya dari kulit halus dan outsole karet, untuk memberi kenyamanan dan dukungan.

Sementara buat kamu yang menyukai gaya casual-chic, Buccheri Thais Sneakers Women White bisa menjadi andalanmu. Dengan kombinasi kulit halus dan suede, sepatu ini mampu menonjolkan keanggunan. Sementara lapisan lycra dan insole-nya memberikan kenyamanan. Serta outsole karet khusus, untuk ketahanan yang baik. 

Deretan Alas Kaki Wanita yang Muncul di Serial Gadis Kretek, Beserta Rekomendasi Produknya Dari Brand Lokal Asal Indonesia 1-3
Buccheri Thais Sneakers Women White

Rp699.000

Buy from here
Buccheri Kaia Flats Woman Sandy Cream

Rp659.000

Buy from here
Buccheri Stasya Flats Woman Cream

Rp739.000

Buy from here
Pins
  1. Buccheri Thais Sneakers Women White
  2. Buccheri Kaia Flats Woman Sandy Cream
  3. Buccheri Stasya Flats Woman Cream
  1. Merek Alas Kaki Asli Indonesia yang Desainnya Stylish dan Timeless: Yongki Komaladi

Yongki Komaladi merupakan merek alas kaki dari Indonesia yang cukup populer di berbagai kalangan masyarakat. Selain karena desainnya yang stylish dan timeless, harganya pun terjangkau. Nama “Yongki” berasal dari panggilan pendirinya sewaktu kecil. Sedangkan “Komaladi” merupakan nama pemberian sang pendirinya untuk membedakan merek sepatu miliknya dengan orang lain. 

Pemilik Yongki Komaladi yang memiliki nama asli Kwok Joen Sian itu awalnya memulai karir di sebuah butik terkenal di Jakarta. Lalu mendapatkan tawaran untuk menjadi model kacamata dan  busana salah satu desainer ternama Indonesia. Namun, Ia enggan meneruskan karirnya di dunia model dan butik. Setelah keluar, Ia bekerja di Ramayana Department Store sebagai Chief Merchandiser. Dari posisi inilah Yongki mulai belajar mengenai desain produk, khususnya sepatu.

Beberapa tahun kemudian, Yongki memutuskan untuk keluar dari Ramayana dan membuka bisnis sepatunya sendiri. Produk pertama brand Yongki Komaladi yang laris di pasaran ialah sepatu untuk pengantin. Namun, kini kamu dapat menemukan beragam jenis alas kaki yang sesuai dengan gaya apapun, dari modern hingga vintage. Seperti selop atau mules, loafers dan sneakers. Berikut rekomendasi produknya. 

Deretan Alas Kaki Wanita yang Muncul di Serial Gadis Kretek, Beserta Rekomendasi Produknya Dari Brand Lokal Asal Indonesia 2-3
[ORIGINAL] YONGKI KOMALADI SNEAKERS MCE 015 H23 LADIES

Rp229.000

Buy from here
[ORIGINAL] YONGKI KOMALADI SANDAL WANITA OL MC5330 B22

Rp199.000

Buy from here
[ORIGINAL] YONGKI KOMALADI PANTOFEL OL SYF1201 23 LADIES

Rp129.000

Buy from here
Pins
  1. [ORIGINAL] YONGKI KOMALADI SNEAKERS MCE 015 H23 LADIES
  2. [ORIGINAL] YONGKI KOMALADI SANDAL WANITA OL MC5330 B22
  3. [ORIGINAL] YONGKI KOMALADI PANTOFEL OL SYF1201 23 LADIES
  1. Merek Alas Kaki Asli Indonesia yang Desainnya Stylish dan Timeless: Elizabeth

Elizabeth merupakan merek lokal Indonesia yang bergerak di industri fashion sejak tahun 1963. Awalnya sang pendiri, Handoko Subali dan Elizabeth Halim memproduksi tas dengan modal yang sangat minim lalu berjualan keliling. Ternyata tas travel pertama mereka cukup memuaskan sehingga permintaan barangnya tinggi.

Elizabeth lalu berkembang pesat dan menciptakan sejumlah fashion item yang menjadi favorit di berbagai generasi. Seperti selop atau mules, loafers dan sneakers yang desainnya stylish dan timeless. Berikut rekomendasi produknya. 

Deretan Alas Kaki Wanita yang Muncul di Serial Gadis Kretek, Beserta Rekomendasi Produknya Dari Brand Lokal Asal Indonesia 3-3
Elizabeth Shoes Sepatu - Selop - 0400 - 0161

Rp230.000

Buy from here
Elizabeth Shoes Sepatu - Sneakers - 0468 - 0272

Rp350.000

Buy from here
Elizabeth Shoes Sepatu - Pantofel - Wedges

Rp350.000

Buy from here
Pins
  1. Elizabeth Shoes Sepatu - Selop - 0400 - 0161
  2. Elizabeth Shoes Sepatu - Sneakers - 0468 - 0272
  3. Elizabeth Shoes Sepatu - Pantofel - Wedges
  1. Merek Alas Kaki Asli Indonesia yang Desainnya Stylish dan Timeless: Donatello

House of Donatello merupakan brand lokal asal Indonesia yang lahir di Bandung pada 1999. Pemilihan nama Donatello merupakan penghormatan kepada salah satu seniman terkenal pada era Renaissance. Karena menjadi sumber inspirasi untuk karya seni dan keindahan. 

Donatello memproduksi beragam jenis sepatu untuk wanita, pria hingga anak-anak dengan bahan yang berkualitas tinggi dan nyaman. Serta desain yang stylish dan timeless. Berikut 3 rekomendasi produknya untuk wanita modern penyuka gaya vintage

Deretan Alas Kaki Wanita yang Muncul di Serial Gadis Kretek, Beserta Rekomendasi Produknya Dari Brand Lokal Asal Indonesia 4-3
Donatello C6Z175S1 Slip On Wanita

Rp275.000

Buy from here
Donatello C5726030 Bustong Wanita

Rp235.000

Buy from here
Donatello JP305102 Sneakers Wanita

Rp315.000

Buy from here
Pins
  1. Donatello C6Z175S1 Slip On Wanita
  2. Donatello C5726030 Bustong Wanita
  3. Donatello JP305102 Sneakers Wanita
  1. Merek Alas Kaki Asli Indonesia yang Desainnya Stylish dan Timeless: Gabino

Gabino adalah brand alas kaki dan tas lokal yang berdiri sejak 1999 dan telah memiliki sekitar 100 outlet yang tersebar. Di beberapa kota di seluruh Indonesia.

Gabino selalu menjaga kualitas produknya dengan menggunakan bahan-bahan premium untuk memproduksi sepatu dan tas terbaik. Salah satunya adalah penggunaan material synthetic leather upper yang lebih tahan lama dalam memproduksi alas kaki. 

Ragam sepatunya juga sangat bervariatif, baik untuk kebutuhan formal maupun kasual. Desainnya terbilang modis, kekinian, serta stylish dan timeless. Seperti Mules Flat Casual Darra yang dapat menambah manis kakimu. Lalu Anulika, mocassin minimalis dengan material kulit sintetis premium yang nyaman dan terlihat elegan. Serta Kiara, sepatu sneakers dengan aksen skin pattern dengan warna yang kontras, ringan dan memberikan sirkulasi udara yang baik. Nyaman, tidak licin dan cocok untuk pemakaian sehari-hari.

Deretan Alas Kaki Wanita yang Muncul di Serial Gadis Kretek, Beserta Rekomendasi Produknya Dari Brand Lokal Asal Indonesia 5-3
Gabino Sepatu Wanita Flat Moccasin Slip On Casual Anulika O1DA2006

Rp215.200

Buy from here
Gabino Sepatu Wanita Mules Flat Casual Darra G1AB1001

Rp75.000

Buy from here
Gabino Sepatu Wanita Sneakers Olahraga Casual Lace Kiara G1GA1001

Rp199.150

Buy from here
Pins
  1. Gabino Sepatu Wanita Flat Moccasin Slip On Casual Anulika O1DA2006
  2. Gabino Sepatu Wanita Mules Flat Casual Darra G1AB1001
  3. Gabino Sepatu Wanita Sneakers Olahraga Casual Lace Kiara G1GA1001

Itulah sejumlah merek alas kaki asli Indonesia yang desainnya stylish dan timeless untuk para wanita penyuka gaya vintage. Mana yang jadi favoritmu, Modusers?

Written by Citra Lestari

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0
Brand Sepatu Lokal

Buatan Anak Bangsa, Ini Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Wajib Kamu Lirik!

Pekan Mode

5 Pekan Mode Bergengsi di Jakarta, Beserta Karya Desainer Lokal Yang Mencuri Perhatian